Krisis Air Dampak Pergeseran Tanah, Warga Numpang Mandi ke Tetangga

- Senin, 1 Maret 2021 | 20:17 WIB

CIANJURTODAY.COM, Cipanas - Pergeseran tanah di Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur berdampak pada rusaknya jalur air. Akibatnya sejumlah warga Kampung Tajur Desa Batulawang dilaporkan mengalami krisis air bersih.

Ketua RT 05/RW 12 Kampung Tanjur, Ayi, mengatakan kondisi tersebut terjadi hampir 20 hari sejak pergeseran tanah di Batulawang. Jalur air yang biasanya mengalir rusak akibat bencana.

"Yah kurang lebih sudah 20 hari. Untuk kebutuhan minum, mandi, dan lain sebagainya kami meminta ke tetangga," ujarnya.

Sementara itu Imas (28) warga setempat, mengatakan, aliran air ke rumahnya terputus akibat pergeseran tanah. Jangankan air bersih, untuk sawah pun tidak ada.

"Semoga aja dari Pemerintah Desa Batulawang bisa memperhatikan. Warga sepakat menginginkan pipa air atau empat roll selang air," harapnya

Halaman:

Editor: cianjurtoday.com

Terkini

X