• Minggu, 5 Februari 2023

Satgas: Plasma Darah Konvalesen Bisa jadi Obat Bagi Pasien Covid-19 dengan Gejala Berat

- Jumat, 29 Januari 2021 | 19:59 WIB
OBAT: Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19, dr Yusman Faisal mengatakan bahwa plasma darah konvalesen dapat diistilahkan sebagai obat bagi pasien Covid-19 dengan gejala berat. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurtoday.com)
OBAT: Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19, dr Yusman Faisal mengatakan bahwa plasma darah konvalesen dapat diistilahkan sebagai obat bagi pasien Covid-19 dengan gejala berat. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurtoday.com)

CIANJURTODAY.COM, Cianjur - Plasma darah konvalesen digadang dapat menjadi obat Covid-19. Namun, tentu saja tidak mudah, karena harus melalui berbagai proses, agar bisa diberikan secara aman kepada pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19, dr Yusman Faisal mengatakan, plasma darah konvalesen dapat diistilahkan sebagai obat.

"Plasma darah itu kita istilahkan sebagai obat dan vaksin sebagai pencegahan," tuturnya kepada Cianjur Today, Jumat (29/1/2021).

Yusman menyebut, ada sejumlah proses yang harus dilalui agar bisa menjadi obat, yaitu plasma darah yang diambil dari penyintas atau orang yang sudah sembuh dari Covid-19. Menurutnya, selama dua minggu dan maksimal satu bulan, orang yang sembuh dari Covid-19 baru bisa mendonorkan plasma darahnya.

"Diambilnya itu dua mingguan atau satu bulan setelah sembuh, kemudian diolah terlebih dahulu sebelum disuntikkan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Afsal Muhammad

Terkini

Rangkuman Peristiwa Drama Keji : Wowon Serial Killer

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:03 WIB
X