Kognisi yang Diperluas Pada Pendidikan Kontemporer

- Sabtu, 7 Januari 2023 | 23:32 WIB

CIANJURTODAY.COM - Kemajuan teknologi bersama dengan internet menyebabkan perubahan yang signifikan dalam berbagai hal, seperti aktivitas sehari-hari. Saat ini penggunaan teknologi, terutama ponsel pintar sangat terasa dalam mengubah cara orang dalam menjalankan aktivitas dalam kesehariannya, seperti menemukan informasi melalui mesin pencari Google, atau setidaknya dalam memesan makanan, kendaraan, atau memesan sesuatu melalui jasa ojek online dan toko online. Lebih dari itu, bahkan kita dapat mengkomputasi secara otomatis dan tidak lagi dilakukan secara manual menggunakan kognisi alami yang manusia.

Penggunaan teknologi di luar kognisi alami manusia tersebut menimbulkan pro dan kontra dalam proses pendidikan kontemporer. Sesungguhnya pro kontra ini terjadi hampir di setiap negara, tidak terlepas dari negara yang menjadi pelopor pengembangan teknologi itu sendiri, seperti Jepang, Amerika, bahkan China. Namun, pembahasan kali ini akan berfokus pada penggunaan teknologi pada pendidikan kontemporer di Indonesia. Saat ini tidak semua sekolah setuju penggunaan gadget di kelas sebagai penunjang dalam proses pembelajaran, pihak sekolah merasa bahwa penggunaan gadget malah menjadi distraksi bagi siswa untuk fokus dalam proses pembelajaran. Mungkin tidak semua sekolah resistant terhadap teknologi, namun sekolah yang setuju dengan penggunaan teknologi sekalipun masih mencari bentuk pendekatan terbaik, agar penggunaan teknologi tersebut efektif dalam meningkatkan kemampuan kognisi siswa, alih-alih menurunkannya.

Terkait efektivitas penggunaan teknologi. Banyak riset pengembangan teknologi yang dilakukan pada domain pendidikan, namun faktanya hilirisasi dari hasil riset tersebut belum terlihat dan digunakan secara masif pada proses pembelajaran. Hal tersebut menunjukan, walaupun hasil riset tersebut menunjukan validitas, kemudahan, dan efektivitas penggunaan teknologi dan telah diujikan secara terbatas di ruang kelas, namun fakta di lapangan menunjukan bahwa terdapat skeptisme terhadap penggunaan teknologi tersebut di ruang kelas. Tentu skeptisme ini harus jadi pertimbangan, karena tentunya tidak berangkat dari hanya sekadar dugaan semata, namun dari pengamatan dan pengalaman guru terhadap penggunaan teknologi di ruang kelas.

Berdasarkan pengalaman penulis dalam mengajar maupun melaksanakan observasi penggunaan teknologi di ruang kelas, terutama ketika masa pandemi Covid-19, penggunaan teknologi ini pada banyak kasus malah menimbulkan masalah baru, menariknya masalah ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, bahkan guru sekalipun. Masalah yang ditemukan di lapangan tidak lebih dari sekadar dari tidak praktisnya penggunaan teknologi tersebut pada proses pembelajaran. Namun, sepertinya kita semua setuju masalah ketidakpraktisan penggunaan teknologi tersebut mempunyai solusi yang sederhana, yaitu pelaksanaan pelatihan yang dapat dilakukan baik oleh pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan terkait. Namun permasalahan yang lebih esensial yang penulis temukan baik di lapangan maupun dari beberapa literatur justru berkaitan dengan kebingungan guru menempatkan posisi teknologi di ruang kelas. Kesalahan memosisikan teknologi ini alih-alih membantu akselerasi peningkatan kognisi siswa justru malah membuat siswa melemahkan esensi materi yang diberikan, karena merasa bahwa semua fakta ilmiah yang seharusnya mereka pelajari, sekarang sudah dapat diakses dengan mudah menggunakan teknologi dan internet. Hal tersebut yang menjadi kekhawatiran guru ketika akan menerapkan teknologi di ruang kelas.

Menyikapi permasalahan tersebut, guru dihadapkan pada dua pilihan, pertama yaitu tetap menghadapi tantangan penggunaan teknologi di ruang kelas, seperti halnya sekolah-sekolah yang tetap berjuang menemukan pendekatan terbaik kendati dihadapkan oleh tantangan yang berat, atau meminimalkan penggunaan teknologi di ruang kelas, bahkan menghilangkannya sama sekali, dan tidak mengambil resiko terhadap penurunan kognisi alami siswa. Tentu sebaiknya, tantangan itu tetap dihadapi sambil menemukan formulasi penggunaan teknologi terbaik di ruang kelas.

Halaman:

Editor: Afsal Muhammad

Terkini

Peran Negara dalam Menjamin Kehalalan Produk

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:14 WIB

Generasi Islam, Generasi Pemimpin Peradaban

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:08 WIB

Kognisi yang Diperluas Pada Pendidikan Kontemporer

Sabtu, 7 Januari 2023 | 23:32 WIB

Langkah-langkah Islam dalam Mengatasi Bencana

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:33 WIB

ALLPACK Indonesia 2022 Mendorong Inovasi Kemasan UMKM

Senin, 31 Oktober 2022 | 11:58 WIB

Membangun Kemandirian Negara Tanpa Utang

Sabtu, 6 November 2021 | 20:11 WIB

Dua Prinsip Kebebasan Pendapat dalam Islam

Rabu, 3 November 2021 | 09:21 WIB

Pembangunan Harus Tepat Guna

Minggu, 31 Oktober 2021 | 20:52 WIB

Pidana Pemasyarakatan

Rabu, 30 Juni 2021 | 15:32 WIB

Ujian Terberat dalam Dakwah

Kamis, 3 Juni 2021 | 10:10 WIB

Literasi Digital di Sekolah Perlu Digenjot

Minggu, 30 Mei 2021 | 16:32 WIB

Kiat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H

Minggu, 14 Maret 2021 | 21:22 WIB
X